Tegas News
Pendidikan

Ini Pesan Direktur UT Makassar Hasanuddin Pada Orientasi Studi 1.625 Mahasiswa Baru

TEGASNEWS.ID – MAKASSAR,- Sebanyak 1.625 Mahasiswa Baru Universitas Terbuka (UT) Makassar semester 2022.2/2023.1, mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB ) secara daring dan luring di Kampus UPBJJ – UT Makassar, Sabtu 17 September 2022.

Orientasi Studi Mahasiswa Baru UT Makassar dibuka oleh Kepala UPBJJ-UT Makassar, Drs Hasanuddin, M.Si.

Peserta OSMB yang mengikuti secara daring mencapai ribuan orang lebih dibandingkan dengan mahasiswa yang mengikuti secara luring mahasiswa yang diundang terbatas di Kantor UPBJJ-UT Makassar.

Masa OSMB tahun akademik 2022/23.1 (2022.2 ) mengusung tema “Sukses Menjadi Pembelajar Jarak Jauh yang Tangguh”.

Hari pertama masa OSMB pemateri Kepala UPBJJ – UT Makassar, Drs Hasanuddin, M.Si, Manajer Bantuan Belajar dan Layanan Bahan Ajar UT Dra Hj Kusmaladewi, M.Pd, Penanggungjawab Bantuan Belajar UPBJJ – UT Makassar, Dr Jalil, Avelyn Pingkan Komuna, SH, MH dan Drs Subirman Musa, M.Hum keduanya adalah dosen UPBJJ- UT Makassar.

Sebelum OSMB dibuka oleh Kepala UPBJJ- UT Makassar, Drs Hasanuddin, M.Si diawali dengan pembacaan doa dan pemutaran video tentang UT oleh Rektor UT, Prof Ojat Darojat.

Dalam video tersebut Prof Ojat menyampaikan selama datang kepada mahasiswa baru karena telah bergabung dengan UT sekaligus sudah menjadi bagian dari keluarga besar UT.

Prof Ojat berpesan kepada mahasiswa baru tetap menjaga komitmen untuk belajar dengan lebih kerja keras agar bisa menjadi orang hebat, yakni hebat dalam studi dan karier.

Masa OSMB UT Makassar semester 2022.2/23.1 ini dibuka Kepala UPBJJ – UT Makassar, Drs Hasanuddin sekaligus yang memberikan materi.

Hasanuddin yang menjadi pemateri pertama dalam kegiatan OSMB ini memberikan pengenalan kepada mahasiswa baru tentang proses penyelenggaraan pendidikan terbuka dan jarak jauh di Universitas Terbuka.

Dikatakan, mahasiswa baru yang sudah memilih UT sebagai tempat belajar sudah tepat. Karena UT adalah satu-satunya PTN telah diberi amanah oleh pemerintah untuk mengembangkan pendidikan untuk semua.

Sekarang ini sebut Hasanuddin sebanyak 1.625 mahasiswa baru UT yang ada diseluruh kabupaten dan kota di Sulsel telah mengikuti OSMN. Sebagaian besar mengikuti secara daring dan hanya terbatas mahasiswa yang diundang untuk mengikuti OSMB secara luring.

Dikatakan Anda (maksudnya mahasiswa baru) yang mengikuti OSMB sudah resmi bergabung di UT patut berbangga karena sudah merupaka bagian dari keluarga UT yang saat sudah memiliki jumlah mahasiswa 400 ribuan lebih.

” Universitas Terbuka tidak hanya diakui secara nasional tetapi di dunia. Mahasiswa UT selain tersebar di seluruh daerah diIndonesia tetapi mahasiswa UT telah tersebar di 55 negara di dunia,”ujar Hasanuddin.

Dikatakan Hasanuddin ketika Covid-19 melanda Indonesia dan bahkan dunia, hampir seluruh perguruan tinggi mengembangkan pendidikan jarak jauh, namun UT jauh sebelum kasus Covid-19 telah melaksanakan pendidikan terbuka dan jarak jauh sehingga UT tidak diragukan lagi untuk PJJ dan akan terus melakukan inovasi-inovasi dalam E-learning.

Berbicara E-learning bagi UT bukan hal baru tetapi sejak berdirinya tahun 1984 sudah melakukan proses belajar yang menggunakan teknologi internet sehingga dalam proses PJJ UT tidak diragukan lagi, kata Hasanuddin.

Terkait dengan nama perguruan tinggi, sebut Hasanuddin tidak sama dengan perguruan tinggi lainnya yang biasanya menggunakan nama pahlawan, namun UT hanya menggunakan nama Terbuka saja, nama ini, katanya telah seiring dengan konsep pendidikan terbuka dan jarak jauh.

Sementara pemateri lainnya oleh Avelyn Pingkan Komuna, SH, MH menjelaskan tentang empat pilar kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

” Mahasiswa UT bisa belajar terbuka dari negara mana saja tetapi tetap bercermin pada empat pilar kebangsaan,” tegas Avelyn Pingkan Komuna yang juga dosen UPBJJ – UT Makassar.

Sedangkan Drs Subirman Musa dalam materinya menjelaskan tentang sistem belajar di UT, yakni sistem belajar terbuka dan jarak jauh cirinya adalah terpisahnya secara fisik antara pengajar dan mahasiswa. Sementara cara belajarnya pendidikan jarak jauh adalah mandiri, dimana saja, kapan saja dan bisa menggunakan beragam media.

Sementara materi dibawakan Manajer Bantuan Belajar dan Layanan Bahan Ajar UT Makassar,. Dra Hj Kusmaladewi, M.Pd,yakni pengenalan mata kuliah praktik praktikum.***

Berita Terkait

YPLP PGRI Sulsel Kelola SMK dan SMA Menyebar di Kabupaten dan Kota

Tegas News

WR II Unismuh Makassar Dr.Andis Kembali Luncurkan Buku Ketiga Selama Masa Covid-19

Tegas News

WR II Unismuh Dr Andis Membuka dan Pemateri Workshop dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah

Tegas News

Workshop Pendampingan Resmi Ditutup, 13 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Siap Terapkan Kurikulum Berbasis OBE

Tegas News

Wisuda UT Makassar, Rektor Prof. Ojat Darojat Teken MoU Dengan Lima Bupati dan Dua Walikota di Sulsel

Tegas News

Wisuda UT Makassar Dirangkaikan Seminar Menakar Peluang dan Tantangan UMKM dalam Ekosistem Digital

Tegas News